Teks Ceramah

Seorang pendiam dengan pikiran yang lantang. Suka ngopi dan baca buku. Finalis 100 besar Duta Bahasa Pelajar Jawa Barat 2017.

Dalam kehidupan sehari-hari dan lingkup masyarakat, kamu pasti pernah kan mendengar ceramah? Isi sebuah ceramah biasanya mengacu pada lembaran kertas yang dibaca oleh penceramahnya, itulah yang disebut dengan teks ceramah.

Pada artikel ini, Pendidikanpedia akan memberikan materi teks ceramah bahasa Indonesia mulai dari pengertian, struktur hingga contohnya.

Materi teks ceramah ini cukup penting untuk dipelajari. Karena, siapa yang tahu kalau sewaktu-waktu kamu disuruh untuk berceramah di depan umum, kan? Maka dari itu, mari kita pelajari materinya bersama-sama.

Pengertian Teks Ceramah

Belajar pengertian teks ceramah
Belajar pengertian teks ceramah

Teks ceramah adalah teks dengan sekumpulan paragraf yang mengandung informasi, suatu hal, atau pengetahuan untuk disampaikan kepada khalayak ramai.

Secara singkatnya, teks ceramah merupakan teks yang dibaca dan digunakan ketika sedang melakukan ceramah. Teks ceramah biasanya mengandung pesan yang berisi petunjuk, nasihat atau petuah.

Sementara itu, berikut pengertian ceramah berdasarkan KBBI.

“ceramah/ce·ra·mah/ adalah pidato oleh seseorang di hadapan banyak pendengar, mengenai suatu hal, pengetahuan, dan sebagainya.”

KBBI daring

Pengertian teks ceramah di atas sama dengan pernyataan Tim Kemdikbud (2017, hlm. 78) yang menjelaskan bahwa ceramah adalah pembicaraan di depan publik atau umum yang isinya merupakan penyampaian informasi, pengetahuan, wawasan, dan sebagainya.

Orang yang melakukan ceramah disebut dengan penceramah. Tidak sembarang orang layak menjadi penceramah.

Penceramah haruslah orang dengan ilmu pengetahuan dan wawasan luas atau merupakan pakar yang menguasai bidang dan informasi terkait.

Sementara itu, pendengar ceramah adalah orang banyak atau khalayak ramai. Siapa saja bisa menjadi pendengar ceramah. Hanya saja, umumnya ceramah disampaikan kepada kelompok dan masyarakat tertentu karena isi dan tujuannya bersifat spesifik.

Ceramah bisa dilakukan baik secara langsung maupun melalui media komunikasi dan digital. Apabila disampaikan secara langsung, maka ceramah dilakukan di tempat tertentu seperti kelas, tempat ibadah, aula atau lapangan terbuka dan penceramah berdiri di depan orang yang mendengarkan.

Sedangkan jika disampaikan secara tidak langsung, maka ceramah dilakukan melalui media atau sarana komunikasi yang telah disepakati seperti televisi, radio, media sosial atau internet.

Struktur Teks Ceramah

Menulis struktur teks ceramah
Menulis struktur teks ceramah

Struktur teks ceramah terdiri dari tiga bagian, yaitu pendahuluan yang juga dibagi menjadi pembuka dan pengantar, lalu struktur isi yang dibagi menjadi inti dan gagasan, kemudian diutup dengan struktur penutup yang berisi simpulan, ucapan permintaan maaf, dan salam penutup.

Berikut masing-masing penjelasannya:

1. Pendahuluan

Pendahuluan terdiri dari 2 bagian, yaitu:

  • Pembuka: berisi salam pembuka, ucapan syukur, dan ucapan penghormatan.
  • Pengantar: berisi paragraf pengantar yang menjadi pembuka sebelum memasuki isi ceramah. Biasanya pengantar berasal dari berita atau informasi faktual terkait dengan tema ceramah. Kamu juga bisa memasukkan gambaran umum ceramah pada bagian ini. Pengantar yang bagus adalah pengantar yang mampu membuat pendengar semakin tertarik untuk masuk ke dalam inti pembicaraan.

2. Isi

Isi merupakan struktur inti. Pada bagian ini penceramah biasanya juga memaparkan data atau fakta pendukung terkait tema ceramah. Sama halnya seperti pendahuluan, isi ceramah juga terdiri atas 2 bagian, yakni:

  • Inti: berisi pokok bahasan yang meliputi paparan informasi, nasihat, materi, ilustrasi, atau pandangan umum yang menjadi fokus pembicaraan.
  • Gagasan: berisi ide atau pokok pikiran yang ingin disampaikan penceramah kepada pendengar. Gagasan harus berkaitan dengan inti yang disampaikan sebelumnya. Ceramah yang baik biasanya berisi satu gagasan besar yang dikembangkan ke dalam beberapa subtopik.

3. Penutup

Dan struktur yang terakhir adalah penutup. Penutup terdiri dari 3 bagian, ialah:

  • Simpulan: kesimpulan dari materi ceramah yang telah disampaikan. Dapat berupa pesan, nasihat, arahan, atau ajakan untuk melakukan sesuatu.
  • Ucapan permintaan maaf: biasanya penceramah menyampaikan ucapan permintaan maaf di ujung ceramahnya bila ada salah kata atau kesalahan lainnya saat ceramah berlangsung.
  • Salam penutup: dan ceramah ditutup dengan salam penutup oleh penceramah.

Ciri-Ciri Teks Ceramah

Membaca ciri-ciri teks ceramah
Membaca ciri-ciri teks ceramah

Untuk membedakan teks ceramah dengan jenis teks bahasa Indonesia lainnya, tentu kamu harus tahu ciri-cirinya terlebih dahulu. Adapun ciri-ciri teks ceramah berikut ini.

  • Terdapat hal yang diinformasikan atau dijelaskan kepada pendengar untuk memperluas pengetahuan serta wawasan mereka.
  • Informasi yang disampaikan bertujuan untuk mengajak, memberi nasihat, menghibur pendengar dan bisa dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.
  • Teks ceramah disampaikan oleh ahli, pakar, atau orang dengan disiplin ilmu yang berkaitan dengan tema ceramah.
  • Terdiri dari struktur berupa pendahuluan, isi ceramah, dan penutup.
  • Isi teks disesuaikan dengan tema ceramah atau acara yang sedang diselenggarakan.
  • Teks bersifat persuasif. Artinya terdapat ajakan untuk melakukan tindakan atau mengubah sikap sesuai dengan materi ceramah.
  • Bahasa yang digunakan adalah bahasa yang sopan dan mudah dipahami.
  • Berisi argumen yang menguatkan tema pembicaraan.
  • Terdapat fakta atau data untuk mendukung argumen.

Kaidah Kebahasaan Teks Ceramah

Kaidah kebahasaan teks ceramah
Kaidah kebahasaan teks ceramah

Beberapa kaidah kebahasaan harus dipenuhi agar sebuah teks bisa dikatakan sebagai teks ceramah. Ciri kebahasaan ini tentunya berbeda dengan teks-teks lainnya. Berikut kaidah kebahasaan teks ceramah dan penjelasannya.

  • Menggunakan kalimat imperatif atau deklaratif.
  • Menggunakan kalimat kompleks dan simpleks.
  • Menggunakan kata ganti orang kedua jamak sebagai sapaan. Contohnya hadirin sekalian, saudara-saudara, kalian, bapak-bapak, ibu-ibu.
  • Menggunakan kata ganti orang pertama tunggal. Contohnya aku, saya, kami (jika mengatasnamakan kelompok).
  • Kata-kata kausalitas yang menunjukkan hubungan sebab-akibat. Contohnya akibatnya, maka dari itu, dengan demikian, oleh karena itu, karena, sebab.
  • Terdapat istilah tertentu atau kata teknis yang sesuai dengan tema ceramah. Jika tema yang dibacarakan adalah seputar keagamaan, maka istilah-istilah yang biasanya muncul meliputi iman, rukun, wajib, ibadah, dalil, firman, sabda, dan lain-lain.
  • Pernyataan definisi. Kalimat yang menjelaskan atau mendefeinisikan sesuatu.
  • Menggunakan kata-kata persuasif. Contohnya sebaiknya, harus, hendaklah, diharapkan, perlu, mari.

Kamu juga bisa menonton video berikut untuk mempelajari materi teks ceramah secara tuntas.

Contoh Teks Ceramah

Untuk melihat contohnya, silakan buka halaman: contoh teks ceramah.


Demikian pembahasan kali ini tentang pengertian teks ceramah, struktur, ciri-ciri, tujuan, kaidah kebahasaan hingga contoh beserta strukturnya. Sampai ketemu di pembelajaran berikutnya. Jangan lupa share artikel Pendidikanpedia ini di media sosial kamu, ya!

2 pemikiran pada “Teks Ceramah”

Tinggalkan komentar