Teks Ceramah

Avatar untuk Muhammad Anas

Seorang pendiam dengan pikiran yang lantang. Suka ngopi dan baca buku. Finalis 100 besar Duta Bahasa Pelajar Jawa Barat 2017.

Dalam kehidupan sehari-hari dan lingkup masyarakat, kamu pasti pernah kan mendengar ceramah? Teks ceramah biasa ditemui dengan mudah di berbagai acara seperti upacara bendera, upacara hari kemerdekaan, khotbah sholat Jumat dan khotbah sholat hari raya.

Untuk bisa menyampaikan ceramah dengan baik, diperlukan teks yang berisi materi ceramah tersebut. Itulah yang disebut dengan teks ceramah.

Pada artikel ini, Pendidikanpedia akan memberikan materi teks ceramah bahasa Indonesia mulai dari pengertian, struktur hingga contohnya.

Materi teks ceramah ini cukup penting untuk dipelajari. Karena, siapa yang tahu kalau sewaktu-waktu kamu disuruh untuk berceramah di depan umum, kan? Maka dari itu, mari kita pelajari materinya bersama-sama.

Pengertian Teks Ceramah

Belajar pengertian teks ceramah
Belajar pengertian teks ceramah

Teks ceramah adalah teks dengan sekumpulan paragraf yang mengandung informasi, suatu hal, atau pengetahuan untuk disampaikan kepada khalayak ramai.

Secara singkatnya, teks ceramah merupakan teks yang dibaca dan digunakan ketika sedang melakukan ceramah. Teks ceramah biasanya mengandung pesan yang berisi petunjuk, nasihat atau petuah.

Sementara itu, berikut pengertian ceramah berdasarkan KBBI.

“ceramah/ce·ra·mah/ adalah pidato oleh seseorang di hadapan banyak pendengar, mengenai suatu hal, pengetahuan, dan sebagainya.”

KBBI daring

Pengertian teks ceramah di atas sama dengan pernyataan Tim Kemdikbud (2017, hlm. 78) yang menjelaskan bahwa ceramah adalah pembicaraan di depan publik atau umum yang isinya merupakan penyampaian informasi, pengetahuan, wawasan, dan sebagainya.

Orang yang melakukan ceramah disebut dengan penceramah. Tidak sembarang orang layak menjadi penceramah.

Penceramah haruslah orang dengan ilmu pengetahuan dan wawasan luas atau merupakan pakar yang menguasai bidang dan informasi terkait.

Sementara itu, pendengar ceramah adalah orang banyak atau khalayak ramai. Siapa saja bisa menjadi pendengar ceramah. Hanya saja, umumnya ceramah disampaikan kepada kelompok dan masyarakat tertentu karena isi dan tujuannya bersifat spesifik.

Ceramah bisa dilakukan baik secara langsung maupun melalui media komunikasi dan digital. Apabila disampaikan secara langsung, maka ceramah dilakukan di tempat tertentu seperti kelas, tempat ibadah, aula atau lapangan terbuka dan penceramah berdiri di depan orang yang mendengarkan.

Sedangkan jika disampaikan secara tidak langsung, maka ceramah dilakukan melalui media atau sarana komunikasi yang telah disepakati seperti televisi, radio, media sosial atau internet.

Struktur Teks Ceramah

Menulis struktur teks ceramah
Menulis struktur teks ceramah

Sama halnya dengan jenis teks bahasa Indonesia yang lain, teks ceramah juga memiliki struktur pembangun. Berikut struktur teks ceramah dan penjelasannya.

1. Pendahuluan

Pendahuluan menjadi struktur teks ceramah yang pertama. Struktur ini terdiri dari 2 bagian, yaitu:

  • Pembuka: berisi salam pembuka, ucapan syukur, dan ucapan penghormatan.
  • Pengantar: berisi paragraf pengantar yang menjadi pembuka sebelum memasuki isi ceramah. Biasanya pengantar berasal dari berita atau informasi faktual terkait dengan tema ceramah. Kamu juga bisa memasukkan gambaran umum ceramah pada bagian ini. Pengantar yang bagus adalah pengantar yang mampu membuat pendengar semakin tertarik untuk masuk ke dalam inti pembicaraan.

2. Isi

Isi merupakan struktur inti dari teks ceramah. Pada bagian ini penceramah biasanya juga memaparkan data atau fakta pendukung terkait tema ceramah. Sama halnya seperti pendahuluan, isi ceramah juga terdiri atas 2 bagian, yakni:

  • Inti: berisi pokok bahasan yang meliputi paparan informasi, nasihat, materi, ilustrasi, atau pandangan umum yang menjadi fokus pembicaraan.
  • Gagasan: berisi ide atau pokok pikiran yang ingin disampaikan penceramah kepada pendengar. Gagasan harus berkaitan dengan inti yang disampaikan sebelumnya. Ceramah yang baik biasanya berisi satu gagasan besar yang dikembangkan ke dalam beberapa subtopik.

3. Penutup

Dan struktur teks ceramah yang terakhir adalah penutup. Penutup terdiri dari 3 bagian, ialah:

  • Simpulan: kesimpulan dari materi ceramah yang telah disampaikan. Dapat berupa pesan, nasihat, arahan, atau ajakan untuk melakukan sesuatu.
  • Ucapan permintaan maaf: biasanya penceramah menyampaikan ucapan permintaan maaf di ujung ceramahnya bila ada salah kata atau kesalahan lainnya saat ceramah berlangsung.
  • Salam penutup: dan ceramah ditutup dengan salam penutup oleh penceramah.

Perbedaan Ceramah, Pidato, dan Khotbah

Mempelajari perbedaan ceramah, pidato, dan khotbah
Mempelajari perbedaan ceramah, pidato, dan khotbah

Masih banyak yang belum tahu perbedaan ceramah, pidato dan khotbah. Karena ketiga hal tersebut memang tampak sama dan mirip-mirip. Lalu apa sih perbedaan di antara ketiganya? Silahkan simak penjelasannya berikut ini, ya.

Mengacu pada pengertian ceramah berdasarkan KBBI di atas, dapat kita ketahui bahwa ceramah merupakan salah satu jenis pidato.

Lalu bagaimana dengan khotbah? Sebagaimana ceramah, khotbah juga merupakan salah satu jenis pidato. Jadi, ceramah dan khotbah termasuk ke dalam pidato.

Kalau begitu, apa yang dimaksud dengan pidato itu sendiri? Pidato adalah pembicaraan di depan umum yang dilakukan dengan tujuan untuk mengajak pendengarnya melakukan suatu tindakan dan mengubah sikap atau persepsi.

Pidato bersifat lebih persuasif. Selain itu, pidato juga sering digunakan untuk mendapatkan dukungan dan memberikan motivasi kepada pendengarnya.

Sedangkan ceramah cenderung menyampaikan sesuatu yang sifatnya lebih umum dan disampaikan oleh pakar di bidangnya. Sementara khotbah lebih merujuk kepada pembahasan tentang keagamaan seperti praktik ibadah dan ajakan untuk memperkuat iman pendengar.

Supaya lebih jelas lagi, kamu bisa membaca tabel perbedaan ceramah dan pidato di bawah ini.

No.CeramahPidato
1.Topik pembicaraan tentang pengetahuan mengenai keagamaan namun tidak dikhususkan untuk agama tertentu.Topik pembicaraan tentang pengetahuan yang bersifat umum dan general.
2.Biasa dilakukan di tempat ibadah, di sekolah, di kampus atau di aula khusus.Hanya dilakukan ketika ada peristiwa atau acara tertentu dan di tempat tertentu.
3.Komunikasi atau interaksi antara penceramah dan pendengar diperbolehkan. Biasanya berupa sesi tanya jawab.Tidak ada interaksi antara pembicara dan pendengar.
4.Jika ceramah umum maka bisa ditujukan untuk masyarakat umum. Jika ceramah keagamaan maka ditujukan hanya untuk umat agama tertentu.Ditujukan untuk kalangan umum.
Tabel perbedaan ceramah dan pidato

Kelebihan dan Kekurangan Ceramah

Membaca kelebihan dan kekurangan ceramah
Membaca kelebihan dan kekurangan ceramah

Ceramah kerap kali dijadikan sebagai metode penyampaian informasi atau materi di berbagai bidang. Metode ceramah ini tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Berikut beberapa kelebihan dan kekurangan ceramah.

1. Kelebihan Ceramah

  • Jangkauan penyebaran informasi yang luas
    Dalam sebuah ceramah, setiap pendengar memiliki kesempatan yang sama untuk mendengarkan dan menyimak materi yang disampaikan penceramah. Pendengar pasti akan menerima materi yang sama dengan pendengar lainnya. Jadi, informasi yang sama bisa disebarkan dengan luas pada waktu yang bersamaan.
  • Tidak membutuhkan alat peraga dan biayanya murah
    Tidak seperti metode pembicaraan lainnya, ceramah tidak memerlukan alat peraga apapun dan biaya untuk melakukan ceramah juga relatif lebih murah. Yang perlu diperhatikan adalah penguasaan materi dan kemampuan menyampaikan materi sang penceramah.

2. Kekurangan Ceramah

  • Kurang cocok digunakan di bidang pendidikan
    Metode ceramah menggunakan sistem komunikasi satu arah. Sehingga siswa akan kesulitan mendapatkan ruang komunikasi, terlebih lagi kemampuan menyimak satu siswa dengan siswa yang lainnya jelas berbeda. Selain itu, siswa juga akan merasa cepat jenuh karena tidak ada timbal balik dan cenderung hanya mendengarkan saja tanpa melakukan interaksi. Hal ini akan sangat berpengaruh pada lambatnya penyerapan dan pemahaman materi yang disampaikan oleh guru. Oleh karena itu, kegiatan pembelajaran menggunakan metode ceramah kurang direkomendasikan.

Apabila dibuat dalam bentuk tabel, berikut kelebihan dan kekurangan ceramah.

No.KelebihanKekurangan
1.Jangkauan penyebaran informasi yang luasKurang cocok digunakan di bidang pendidikan
2.Tidak membutuhkan alat peraga dan biayanya murah
Tabel kelebihan dan kekurangan ceramah

Unsur-Unsur Ceramah

Unsur-unsur ceramah
Unsur-unsur ceramah

Terdapat beberapa unsur yang harus ada di dalam sebuah ceramah. Tanpa semua unsur tersebut, suatu kegiatan tidak bisa dikatakan sebagai ceramah. Berikut unsur-unsur ceramah dan penjelasannya.

1. Penceramah

Seperti yang sudah dijelaskan di awal artikel, penceramah adalah orang yang menyampaikan isi atau materi ceramah di depan para pendengar.

Orang yang menjadi penceramah harus benar-benar paham dan mengerti isi ceramah yang akan disampaikan. Penceramah merupakan orang dengan wawasan dan ilmu pengetahuan luas, punya banyak pengalaman, disegani, dihormati dan dikagumi.

Kalau bisa, baiknya seorang ahli atau pakar di bidang yang akan dibahas pada materi ceramah. Kenapa harus yang disegani, dihormati dan dikagumi? Supaya pendengar mau mendengarkannya dengan seksama.

Mengapa tidak boleh sembarang orang yang bisa menjadi penceramah? Karena supaya informasi atau nasihat yang disampaikan adalah benar adanya, tidak keliru dan tidak menyesatkan.

Tak hanya itu, selain harus menguasai materi, seorang penceramah juga harus bisa menyampaikan isi materinya dengan baik kepada pendengar. Sehingga pendengar juga bisa menerima informasinya dengan baik.

Menjadi seorang penceramah bukanlah hal yang mudah. Dibutuhkan kemampuan seperti public speaking dan penguasaan panggung serta materi. Latihan dan jam terbang juga tak kalah penting.

Jika penceramah tidak cukup kompeten, maka dikhawatirkan ia tidak bisa menyampaikan materi ceramah dengan baik dan benar.

2. Pendengar

Pendengar atau yang biasa disebut juga audiens adalah orang yang mendengarkan ceramah dan menerima informasi, nasihat, dan materi yang ada di dalam ceramah tersebut.

Dalam ceramah, pendengar biasa dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu umum dan khusus atau terbatas. Pendengar umum bisa siapa saja dan tidak dibatasi oleh golongan, usia, status sosial dan lain sebagainya.

Sementara pendengar khusus adalah pendengar tertentu yang dibatasi pada suatu hal misalnya golongan, kelompok, usia dan lain-lain tergantung jenis ceramahnya.

Biasanya ceramah bersifat satu arah atau dengan kata lain pendengar hanya mendengarkan materi saja tanpa berinteraksi dengan penceramah.

Namun tidak jarang juga ada ceramah yang menyisipkan sesi interaksi antara penceramah dengan pendengar, contohnya sesi tanya jawab.

Jenis ceramah yang biasa melakukan interaksi dengan pendengarnya adalah ceramah pengajian, ceramah keagamaan, dan seminar.

3. Materi

Materi adalah pokok bahasan dan isi yang ingin disampaikan oleh penceramah kepada pendengar. Materi ceramah tergantung pada jenis ceramah itu sendiri.

Jika jenisnya ceramah agama, maka sudah sepatutnya materi yang disampaikan pada teks ceramah agamanya mengandung nilai-nilai, ajaran, dan pedoman keagamaan yang dianut.

Seorang penceramah harus mampu menyusun materi secara sistematis dan terarah supaya pendengar bisa memahaminya dengan baik.

Lalu bagaimana materi ceramah yang baik itu? Yaitu materi yang mampu membuat pendengarnya terdorong, tergugah baik hati maupun pikirannya untuk melakukan apa yang disampaikan pada materi tersebut.

Respon pendengar terhadap informasi yang disampaikan juga dapat memengaruhi kualitas materi ceramah. Setidaknya, materi ceramah harus mudah dimengerti oleh pendengar.

Gaya bahasa dan penyampaian materi ceramah hendaknya disesuaikan dengan audiensnya. Hindari penggunaan kata dan kalimat yang terlalu kompleks dan susah dimengerti.

Terkadang, menyisipkan beberapa candaan pada teks ceramah lucu bisa membuat suasana ceramah menjadi lebih cair. Sebelum menyusun materi, sesuaikanlah isinya dengan tema, audiens, tempat dan waktu ceramahnya.

4. Metode Ceramah

Metode ceramah adalah teknik atau cara yang digunakan oleh pendengar untuk menyampaikan ceramahnya kepada pendengar.

Ada 4 metode ceramah, yaitu menghafal, membaca naskah, impromptu, dan ekstemporan. Berikut masing-masing penjelasannya.

  • Menghafal: metode ceramah dengan cara menghafalkan materi yang akan disampaikan. Metode ini memerlukan persiapan yang matang dan daya ingat yang kuat supaya penyampaian ceramahnya bisa berjalan dengan lancar. Kalau kamu nggak suka menghafal, gunakan metode ceramah yang lain, ya.
  • Membaca naskah: metode ceramah dengan menyiapkan naskah lengkap dan membacakannya secara langsung dihadapan para pendengar. Metode ini merupakan yang paling populer dan mudah dijumpai. Tidak heran banyak orang yang lebih memilih metode ini karena aplikasinya memang lebih mudah. Penceramah tinggal membaca dan menyampaikan materi dari naskah yang sudah ada. Sehingga tugas penceramah lebih dimudahkan dan diringankan. Metode ini disarankan bagi kamu yang masih pemula dan sedang belajar melakukan ceramah.
  • Ekstemporan: metode ceramah dengan cara menuliskan beberapa pokok bahasan sebagai catatan pengingat. Berbeda dengan metode membaca naskah yang menyiapkan dan membacakan satu naskah penuh, metode ekstemporan ini hanya menuliskan poin-poin pentingnya saja. Dengan metode ini penceramah bisa lebih bebas dalam menyusun kalimat dan tidak terpaku pada naskah yang sudah ada. Nantinya, catatan pengingat itu akan dilihat oleh penceramah ketika menyampaikan ceramahnya supaya materi dan isinya tetap terarah dan keluar batasan.
  • Impromptu: metode menyampaikan ceramah secara langsung dan spontan tanpa persiapan terlebih dahulu. Umumnya metode ceramah ini digunakan oleh penceramah dengan jam terbang tinggi dan sudah memiliki segudang pengalaman. Bagi kamu yang masih pemula, metode ini kurang direkomendasikan.

5. Media Ceramah

Dan unsur ceramah yang terakhir adalah media ceramah. Media ceramah adalah alat yang digunakan untuk menyampaikan materi ceramah kepada audiens.

Di zaman digital sekarang dengan perkembangan teknologi dan informasi yang semakin cepat, ceramah tidak hanya dilakukan di tempat-tempat ibadah saja, melainkan bisa juga secara daring atau online.

Dengan memanfaatkan media digital dan media sosial, ceramah bisa dinikmati para pendengar kapanpun di manapun baik melalui televisi maupun internet.

Tujuan Teks Ceramah

Menulis tujuan teks ceramah
Menulis tujuan teks ceramah

Tujuan teks ceramah adalah untuk memudahkan penceramah menyampaikan materi ceramahnya kepada pendengar.

Teks ceramah dibuat dengan harapan dapat memudahkan penceramah dalam menyusun bahan pembicarannya.

Terlebih lagi jika pendengarnya merupakan orang-orang yang sudah renta. Perlu perhatian khusus akan tata bahasa dan kalimat yang mudah dimengerti agar pembicaraan berjalan dengan lancar. Di sinilah teks ceramah berperan penting.

Ciri-Ciri Teks Ceramah

Membaca ciri-ciri teks ceramah
Membaca ciri-ciri teks ceramah

Untuk membedakan teks ceramah dengan jenis teks bahasa Indonesia lainnya, tentu kamu harus tahu ciri-cirinya terlebih dahulu. Adapun ciri-ciri teks ceramah berikut ini.

  • Terdapat hal yang diinformasikan atau dijelaskan kepada pendengar untuk memperluas pengetahuan serta wawasan mereka.
  • Informasi yang disampaikan bertujuan untuk mengajak, memberi nasihat, menghibur pendengar dan bisa dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.
  • Teks ceramah disampaikan oleh ahli, pakar, atau orang dengan disiplin ilmu yang berkaitan dengan tema ceramah.
  • Terdiri dari struktur berupa pendahuluan, isi ceramah, dan penutup.
  • Isi teks disesuaikan dengan tema ceramah atau acara yang sedang diselenggarakan.
  • Teks bersifat persuasif. Artinya terdapat ajakan untuk melakukan tindakan atau mengubah sikap sesuai dengan materi ceramah.
  • Bahasa yang digunakan pada teks ceramah adalah bahasa yang sopan dan mudah dipahami.
  • Berisi argumen yang menguatkan tema pembicaraan.
  • Terdapat fakta atau data untuk mendukung argumen.
Baca juga teks biografi.

Kaidah Kebahasaan Teks Ceramah

Kaidah kebahasaan teks ceramah
Kaidah kebahasaan teks ceramah

Beberapa kaidah kebahasaan harus dipenuhi agar sebuah teks bisa dikatakan sebagai teks ceramah. Ciri kebahasaan ini tentunya berbeda dengan teks-teks lainnya. Berikut kaidah kebahasaan teks ceramah dan penjelasannya.

  • Menggunakan kalimat imperatif atau deklaratif.
  • Menggunakan kalimat kompleks dan simpleks.
  • Menggunakan kata ganti orang kedua jamak sebagai sapaan. Contohnya hadirin sekalian, saudara-saudara, kalian, bapak-bapak, ibu-ibu.
  • Menggunakan kata ganti orang pertama tunggal. Contohnya aku, saya, kami (jika mengatasnamakan kelompok).
  • Kata-kata kausalitas yang menunjukkan hubungan sebab-akibat. Contohnya akibatnya, maka dari itu, dengan demikian, oleh karena itu, karena, sebab.
  • Terdapat istilah tertentu atau kata teknis yang sesuai dengan tema ceramah. Jika tema yang dibacarakan adalah seputar keagamaan, maka istilah-istilah yang biasanya muncul meliputi iman, rukun, wajib, ibadah, dalil, firman, sabda, dan lain-lain.
  • Pernyataan definisi. Kalimat yang menjelaskan atau mendefeinisikan sesuatu.
  • Menggunakan kata-kata persuasif. Contohnya sebaiknya, harus, hendaklah, diharapkan, perlu, mari.

Cara Menyunting Teks Ceramah

Menyunting teks ceramah
Menyunting teks ceramah

Sebelum teks ceramah digunakan dan dibacakan, alangkah baiknya teks tersebut disunting terlebih dahulu. Tahap penyuntingan teks ceramah dilakukan setelah teks ceramah dibuat.

Menyunting teks ceramah bertujuan untuk mengurangi kesalahan-kesalahan yang mungkin terjadi selama proses pembuatan dan untuk menyempurnakan teks ceramah tersebut.

Supaya hasil suntingan teks ceramahnya bagus, maka seorang penyunting sebaiknya harus:

  1. Mengetahui cara penulisan dan penyuntingan teks yang benar.
  2. Paham kaidah EYD dan PUEBI.
  3. Memahami dan menguasai tema ceramah yang diangkat.

Dan berikut cara menyunting teks ceramah yang baik dan benar.

  1. Menyiapkan dan menyediakan bahan-bahan penyuntingan seperti kamus dan PUEBI. Keduanya bisa ditemukan dan dibuka secara daring atau online.
  2. Membaca teks ceramah yang akan disunting secara menyeluruh.
  3. Memperhatikan teks secara cermat, baik dari segi cara penyajian isinya maupun kaidah kebahasaannya.
  4. Memperbaiki kesalahan dan kekeliruan yang terdeteksi pada teks secara baik dan benar dengan berpedoman pada sumber-sumber kredibel (KBBI dan PUEBI).
  5. Memastikan kembali teks ceramah dengan cara membacanya sekali lagi.

Tips Ceramah yang Baik dan Benar

Penceramah yang baik dan benar
Penceramah yang baik dan benar

Tidak semua orang bisa menjadi seorang penceramah yang baik. Diperlukan banyak belajar dan latihan sampai seseorang benar-benar bisa berceramah dengan baik di depan publik.

Apakah kamu bercita-cita ingin menjadi penceramah? Atau kamu sedang belajar berceramah? Berikut Pendidikanpedia berikan beberapa tips ceramah yang baik dan benar. Semoga dapat membantu.

1. Perhatikan Intonasi

Intonasi cukup berperan penting dalam penyampaian materi ceramah. Karena, intonasi dapat menyalurkan energi kepada pendengar.

Maka dari itu selalu perhatikan intonasi bicara kamu ketika berceramah. Jangan sampai kamu berbicara dengan nada yang tidak menarik dan datar begitu saja. Apalagi ketika mengucapkan kata-kata tertentu.

Sebaiknya baca teks ceramah secara menyeluruh dan tentukan intonasi untuk tiap kalimat atau katanya sebelum memulai ceramah.

Dengan demikian kamu jadi tahu kapan harus menggunakan nada semangat, gembira, dan ekspres-ekspresi yang lain.

2. Latihan Melafalkan Huruf

Dalam menyampaikan ceramah, isi dan materi ceramah harus dapat diterima dan dicerna dengan baik oleh pendengar.

Jangan sampai apa yang kamu sampaikan adalah A, tetapi yang didengar oleh pendengar justru B. Salah satu usaha yang dapat kamu lakukan untuk bisa menyampaikan materi ceramah dengan baik adalah melatih pelafalan huruf.

Perhatikan setiap kata yang keluar dari mulut. Dan pastikan kamu mengucapkannya dengan benar, jelas, dan tepat.

Kamu bisa berlatih dengan cara mengucapkan huruf vokal AIUEO di depan cermin sebelum memulai ceramah. Tak ada cara lain lagi selain terus berlatih untuk terus meningkatkan kemampuan ini.

3. Gunakan Bahasa Tubuh

Dan tips ceramah terakhir adalah gunakan bahasa tubuh. Kalau kamu perhatikan, ada beberapa penceramah yang menggerak-gerakkan tangannya atau menggerakkan bagian tubuh lainnya. Dan ada juga penceramah yang hanya diam berdiri begitu saja bak patung.

Mana yang lebih baik? Mana yang terlihat lebih bagus? Pasti yang pertama atau yang menggerak-gerakkan tangannya, bukan?

Itulah kekuatan dari bahasa tubuh. Bahasa tubuh dapat memengaruhi penglihatan para audiens sehingga perhatian mereka lebih mudah untuk didapat.

Oleh karena itu, gunakanlah bahasa tubuh ketika berceramah. Kamu bisa melihat video-video penceramah terkenal untuk mempelajari bagaimana cara menggunakan bahasa tubuh ketika berceramah.

Contoh Teks Ceramah Beserta Strukturnya

Agar kamu semakin mengetahui dan memahami teks ceramah, sebaiknya kamu juga melihat kumpulan contoh teks ceramah.

Contoh Teks Ceramah Singkat

Tidak lengkap rasanya kalau mempelajari materi teks ceramah tanpa melihat contohnya. Nah berikut di bawah ini Pendidikanpedia sediakan juga satu buah contoh teks ceramah singkat tentang pendidikan moral beserta strukturnya.

Pentingnya Pendidikan Moral

Ceramah singkat
Ceramah singkat

Pendahuluan

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabaraktuh.

Pertama-tama mari kita panjatkan puji syukur kepada Allah SWT atas rezeki, karunia dan rahmat-Nya yang begitu besar.

Tak lupa mari kita curahkan juga shalawat dan salam kepada junjungan alam, nabi besar Muhammad SAW, kepada keluarga, sahabat dan kita semua selaku umatnya.

Isi Ceramah

Hadirin sekalian yang dirahmati Allah SWT,

Sesungguhnya suatu bangsa menjadi lebih maju dan dihormati bukan karena kecanggihan dan perkembangan teknologinya saja. Melainkan juga diikuti oleh pendidikan moral yang baik.

Lalu bagaimana dengan pendidikan moral di Indonesia? Bisa kita lihat sendiri dari tingkah laku masyarakatnya dalam kehidupan sehari-hari.

Kemajuan dan perkembangan teknologi yang semakin pesat harusnya diseimbangkan dengan kemajuan cara berpikir pula. Sebagai orang tua, tentu kita bertanggung jawab terhadap perkembangan dan pendidikan moral putra-putri kesayangan kita.

Kita harus bisa membimbing mereka agar tetap berada di jalan yang benar dan bisa menjadi manusia yang bermanfaat bagi orang lain.

Jangan hanya memberikan nasihat-nasihat dan teori saja, hendaknya para orang tua juga mencontohkan secara langsung bagaimana seharusnya moral yang baik itu.

Misalnya, membantu nenek-nenek menyebrang jalan, menahan pintu masuk mini market ketika ada orang lain yang mau masuk.

Dan jauhi anak-anak dari tontonan tidak bermanfaat seperti prank-prank yang tidak berguna di media sosial itu. Itu tindakan yang sangat tercela dan merugikan orang lain.

Jangan pula mengajarkan memesan makanan dengan ojek online, namun kemudian membatalkan pesanannya ketika sudah dibeli.

Hal-hal seperti itu terjadi karena kurangnya empati dan penanaman moral yang baik. Pelakunya mungkin menganggap hal itu lucu dan hiburan, tetapi bagaimana perasaan korbannya?

Penutup

Anak-anak dan remaja itu biasanya mengikuti lingkungannya, dan keluarga adalah lingkungan yang paling dekat dengan anak-anak.

Untuk itu, selaku orang tua mari kita terus belajar dan menumbuhkan empati serta moral yang baik bagi anak. Jangan hanya mengandalkan sekolah saja karena kita, keluarga, adalah lingkungan terdekatnya.

Demikian ceramah yang bisa saya sampaikan pada kesempatan kali ini. Mohon maaf bila ada salah kata yang menyinggung hati. Mudah-mudahan kita semua bisa menjadi panutan yang baik anak-anak demi pendidikan moral bangsa yang lebih baik.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Video Pembelajaran Teks Ceramah

Masih belum paham dengan penjelasan di atas? Silahkan tonton video pembelajaran materi teks ceramah berikut ini.

Video tentang struktur teks ceramah

Contoh Soal Teks Ceramah Beserta Jawabannya

Mengerjakan contoh soal teks ceramah
Mengerjakan contoh soal teks ceramah

10 butir contoh soal teks ceramah berikut akan membantu kamu dalam mempelajari materi teks ceramah dan mengisi soal ujiannya nanti.

Catatan: Jawaban yang benar ditebalkan dan diberi warna biru.

1. Ceramah berisi kalimat-kalimat atau nasihat yang mengajak pendengarnya untuk melakukan tindakan atau mengubah sikap. Hal tersebut karena ceramah bersifat…

  • Kreatif
  • Deskriptif
  • Persuasif
  • Naratif
  • Rekreatif

2. Berikut di bawah ini unsur-unsur ceramah, kecuali…

  • Mekanisme
  • Materi
  • Pendengar
  • Penceramah
  • Metode ceramah

3. Yang termasuk ke dalam struktur teks ceramah adalah…

  • Kode
  • Pernyataan umum
  • Pernyataan pendapat
  • Pembelian
  • Isi

4. Orang yang menyampaikan ceramah disebut…

  • Orang pintar
  • Penceramah
  • Pendengar
  • Orator
  • Pencerita

5. Urutan struktur teks ceramah yang benar ialah…

  • Penutup, pendahuluan, isi
  • Penutup, isi, pendahuluan
  • Pendahuluan, penutup, isi
  • Pendahuluan, isi, penutup
  • Isi, pendahuluan, penutup

6. Orang yang mendengarkan ceramah disebut … atau audiens

  • Penceramah
  • Penyimak
  • Penunggu
  • Pendengar
  • Pembeli

7. Perhatikan kutipan teks ceramah berikut ini!

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Para hadirin sekalian

Kutipan di atas termasuk ke dalam struktur teks ceramah…

  • Penutup
  • Pendahuluan
  • Pembuka
  • Isi
  • Kesimpulan

8. Metode ceramah yang umum digunakan ada…

  • 1
  • 2
  • 5
  • 3
  • 4

9. Tujuan teks ceramah yang tepat yaitu…

  • Membantu penceramah menyampaikan ceramahnya
  • Membantu pendengar memahami ceramah yang disampaikan
  • Sebagai pelengkap saja
  • Bahan dokumentasi
  • Membantu interaksi antara penceramah dengan pendengar

10. Metode ceramah impromptu adalah metode ceramah yang…

  • Menghafal naskah
  • Membaca naskah
  • Tanpa persiapan dan dilakukan secara spontan
  • Menuliskan catatan-catatan penting saja
  • Menggunakan alat bantu

Demikian pembahasan kali ini tentang pengertian teks ceramah, struktur, ciri-ciri, tujuan, kaidah kebahasaan hingga contoh beserta strukturnya. Sampai ketemu di pembelajaran berikutnya. Jangan lupa share artikel Pendidikanpedia ini di media sosial kamu, ya!

Referensi:

  • Ceramah – KBBI daring
  • Teks Ceramah – Bahasa Indonesia Kelas 11 – Quipper
  • Belajar Membuat Teks Ceramah dan Menjadi Penceramah – Zenius
  • Unsur-Unsur dan Struktur Teks Ceramah – Ruangguru

2 pemikiran pada “Teks Ceramah”

Tinggalkan komentar