Pernyataan berikut yang tidak tepat terkait dengan Kerajaan Tarumanagara adalah

Pernyataan berikut yang tidak tepat terkait dengan Kerajaan Tarumanagara adalah …

A. Pernah dikunjungi oleh peziarah dari Tiongkok
B. Pecah menjadi Kerajaan Sunda dan Kerajaan Galuh
C. Wilayah kekuasaannya meliputi hampir seluruh wilayah Jawa Barat 
D. Rajanya Purnawarman memiliki hubungan darah dengan Mulawarman 
E. Keturunannya memiliki hubungan  kekeluargaan dengan penguasa Mataram Kuno  

Jawab adalah D. Rajanya Purnawarman memiliki hubungan darah dengan Mulawarman.


Pembahasan

Untuk menentukan pernyataan yang tidak tepat mengenai Kerajaan Tarumanagara, kita perlu meninjau fakta-fakta sejarah yang didukung oleh sumber primer (seperti prasasti) dan kronik asing.

Analisis Setiap Pilihan

A. Pernah dikunjungi oleh peziarah dari Tiongkok (Tepat)

Fakta: Kerajaan Tarumanagara pernah dikunjungi oleh seorang biksu Tiongkok bernama Fa Hsien pada abad ke-5 Masehi. Ia mencatat kunjungannya dalam kitab Fa Kuo Chi (Catatan tentang Negara-Negara Buddha). Selain itu, terdapat catatan Tiongkok yang menyebutkan nama kerajaan To-lo-mo (diduga Taruma) yang mengirimkan utusan ke Tiongkok.

B. Pecah menjadi Kerajaan Sunda dan Kerajaan Galuh (Tepat)

Fakta: Menurut Naskah Wangsakerta (yang meskipun masih diperdebatkan validitasnya, sering dijadikan rujukan), setelah Raja Linggawarman, Tarumanagara mengalami kemunduran dan akhirnya pecah menjadi dua kerajaan, yaitu Kerajaan Sunda dan Kerajaan Galuh (sekarang berada di wilayah Jawa Barat dan sebagian Jawa Tengah). Pembagian ini terjadi sekitar abad ke-7.

C. Wilayah kekuasaannya meliputi hampir seluruh wilayah Jawa Barat (Tepat)

Fakta: Berdasarkan penemuan prasasti-prasasti (seperti Ciaruteun, Kebon Kopi, Muara Cianten, dan Tugu) yang tersebar di wilayah Bogor hingga Banten dan Jakarta, diyakini bahwa di bawah kepemimpinan Raja Purnawarman, wilayah kekuasaan Tarumanagara memang mencakup sebagian besar wilayah Jawa Barat.

D. Rajanya Purnawarman memiliki hubungan darah dengan Mulawarman (Tidak Tepat)

Fakta:

  • Purnawarman adalah raja Tarumanagara (Jawa Barat) pada abad ke-5 Masehi.
  • Mulawarman adalah raja Kerajaan Kutai (Kalimantan Timur) pada abad ke-4 Masehi.
  • Tidak ada satu pun bukti prasasti atau catatan sejarah kredibel yang menunjukkan bahwa Purnawarman dan Mulawarman memiliki hubungan darah atau kekerabatan langsung. Kedua kerajaan ini berdiri terpisah di lokasi geografis yang sangat jauh, meskipun sama-sama menganut agama Hindu (terutama aliran Wisnu dan Siwa) dan sezaman dalam periode awal sejarah Indonesia.

E. Keturunannya memiliki hubungan kekeluargaan dengan penguasa Mataram Kuno (Tepat)

Fakta: Meskipun Tarumanagara berakhir sekitar abad ke-7, para sejarawan percaya bahwa terdapat hubungan kekeluargaan antara dinasti di Jawa Barat (yang merupakan kelanjutan dari Tarumanagara) dengan penguasa kerajaan-kerajaan selanjutnya di Jawa Tengah, termasuk Mataram Kuno (abad ke-8 hingga ke-10). Hubungan ini sering terjalin melalui perkawinan politik antara elite kerajaan untuk memperkuat posisi kedua belah pihak.

Kesimpulan

Berdasarkan analisis historis, pernyataan mengenai hubungan darah langsung antara Raja Purnawarman (Tarumanagara) dan Raja Mulawarman (Kutai) adalah klaim yang tidak berdasar dan tidak tepat.


Semoga Bermanfaat
Jangan lupa komentar & sarannya
Email: admin@pendidikanpedia.com
Kunjungi terus: pendidikanpedia.com OK! 😁