Teks Negosiasi

Seorang pendiam dengan pikiran yang lantang. Lebih suka ngopi daripada ngeteh. Finalis 100 besar Duta Bahasa Pelajar Jawa Barat 2017. Follow ig @manass12_

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menemukan yang namanya tawar-menawar. Baik dalam hal jual beli, maupun antara dua belah pihak untuk mencapai suatu kesepakatan.

Aktivitas tawar-menawar tersebut merupakan contoh negosiasi. Pada artikel ini, Pendidikanpedia akan memberikan materi teks negosiasi, mulai dari pengertian, struktur hingga contohnya.

Teks negosiasi merupakan salah satu materi mata pelajaran Bahasa Indonesia yang dipelajari di jenjang kelas X SMA/sederajat.

Materi teks negosiasi ini jangan dianggap remeh, ya. Karena soal teks negosiasi biasanya suka muncul baik di Ujian Akhir Semester maupun di Ujian Nasional. Langsung saja mari kita pelajari materinya berikut di bawah ini.

Pengertian Teks Negosiasi

Pengertian Teks Negosiasi
Belajar pengertian teks negosiasi

Teks negosiasi adalah teks yang memuat bentuk interaksi-interaksi sosial antara pihak-pihak yang berkepentingan beda untuk mencapai suatu kesepakatan yang saling menguntungkan.

Sementara itu, berikut pengertian kata negosiasi berdasarkan KBBI.

ne.go.si.a.si /nègosiasi/ adalah proses tawar-menawar dengan jalan berunding untuk mencapai kesepakatan bersama antara satu pihak (kelompok atau organisasi) dan pihak (kelompok atau organisasi) yang lain.

KBBI daring

Dan menurut buku Bahasa Indonesia Ekspresi Diri dan Akademik, 2013, berikut pengertian teks negosiasi.

Teks negosiasi atau negosiasi adalah suatu bentuk interaksi sosial yang berfungsi untuk mencapai penyelesaian bersama di antara pihak-pihak yang mempunyai perbedaan kepentingan. Pihak-pihak tersebut berusaha menyelesaikan perbedaan tersebut dengan cara berdialog dan tidak akan merugikan salah satu pihak.

Bahasa Indonesia Ekspresi Diri dan Akademik, 2013

Negosiasi diadopsi dari kata negotiate yang berasal dari bahasa Inggris. Artinya adalah tawar-menawar.

Kata negosiasi juga sering sekali disebut dengan “negoisasi”. Ini merupakan penyebutan yang salah atau bentuk tidak baku dari kata sebenarnya, yaitu negosiasi. Jadi, antara “negosiasi” dan “negoisasi” yang benar adalah negosiasi.

Biasanya teks negosiasi berbentuk dialog antara pihak-pihak yang melakukan negosiasi. Selain dilakukan dengan cara berdialog, negosiasi juga biasa dilakukan dengan cara musyawarah atau berunding.

Dalam bernegosiasi, semua pihak yang terlibat dan berkepentingan memiliki hak yang sama, yaitu saling memberi dan menerima, dan hak terhadap hasil akhir yang disepakati bersama.

Di dalam teks negosiasi, terdapat proses tawar-menawar dan perbedaan pendapat hingga suatu kesepakatan tercapai dan memunculkan hasil akhir.

Hasil akhir negosiasi harus disetujui oleh semua pihak agar pihak-pihak tersebut dapat menerimanya dengan kesepakatan yang ada.

Tujuan Teks Negosiasi

Tujuan Teks Negosiasi
Baca buku

Tujuan teks negosiasi adalah menemukan kesepakatan bersama antara pihak-pihak yang memiliki kepentingan berbeda. Dan menyatukan perbedaan-perbedaan pendapat di antara mereka sehingga menemukan titik terang yang disertai hasil akhir.

Tujuan utamanya ini mencakup semua jenis negosiasi, baik negosiasi jual beli di pasar, antara pengusaha dan pihak bank mauapun jenis-jenis negosiasi lainnya.

Sementara itu, ada lagi tujuan teks negosiasi dalam hal bisnis. Berikut tujuan negosiasi dalam urusan bisnis.

  • Mencapai kondisi yang saling menguntungkan satu sama lain dan tidak ada pihak yang dirugikan atau yang biasa disebut dengan istilah win-win solution. Dalam bernegosiasi, tidak boleh ada pihak yang mementingkan dirinya sendiri dan mengabaikan pihak lainnya.
  • Memperoleh kesepakatan yang berasal dari saling pengertian, setuju dan kesamaan persepsi.
  • Menemukan jalan keluar, penyelesaian atau solusi dari masalah yang dihadapi bersama-sama.
  • Menghindari kerugian yang mungkin terjadi.

Struktur Teks Negosiasi

Struktur Teks Negosiasi
Belajar struktur teks negosiasi

Struktur teks negosiasi berbeda-beda tergantung dari jenis negosiasi yang dilakukan, misalnya negosiasi jual beli, negosiasi pemecah konflik dan negosiasi kompleks.

Namun, jika negosiasi yang terjadi merupakan negosiasi umum atau tidak terlalu spesifik, maka struktur yang digunakan adalah struktur teks negosiasi umum.

Struktur Teks Negosiasi Umum

Struktur ini digunakan untuk negosiasi yang bersifat umum dan tidak terlalu khusus atau spesifik.

Berdasarkan buku paket Bahasa Indonesia kelas X BAB 5 (Membuat Kesepakatan Melalui Negosiasi), ada 4 struktur umum teks negosiasi, yaitu orientasi, pengajuan, penawaran dan persetujuan. Berikut masing-masing uraiannya.

1. Orientasi

Bagian ini merupakan bagian awal pada teks negosiasi, yang biasanya berisi salam pembuka dan dilanjut dengan kedua belah pihak saling memperkenalkan diri. Atau dibuka dengan pertanyaan mengenai hal atau barang yang akan dinegosiasikan.

2. Pengajuan

Pada struktur ini, salah satu pihak mengajukan hal atau barang yang diminta oleh pihak lain. Penjelasan mengenai hal atau barang yang akan dibicarakan biasanya diterangkan pada bagian ini.

3. Penawaran

Segala bentuk proses tawar-menawar antara pihak yang terlibat dalam negosiasi ada pada struktur ini. Masing-masing pihak akan mengeluarkan pendapatnya dan bernegosiasi sampai menemui hasil akhir.

4. Persetujuan

Setelah menemukan titik terang dan menyamakan perbedaan pendapat pada satu persepsi yang sama, maka negosiasi ditutup dengan persetujuan atau kesepakatan bersama dan salam penutup.

Struktur Teks Negosiasi Jual Beli

Negosiasi jual beli mempunyai 3 struktur yang menyusunnya menjadi satu kesatuan utuh, yaitu pembuka (orientasi), isi dan penutup.

1. Pembuka (orientasi)

Bagian pembuka atau orientasi berisi salam sapa pembuka dan awal mula proses negosiasi. Biasanya bagian ini diawali dengan maksud dan tujuan dari pembeli, seperti keinginan untuk membeli barang atau menanyakan stok barang tertentu.

2. Isi

Struktur isi terdiri dari 5 bagian yang bisa diulang-ulang, tergantung pada jumlah dan jenis barang yang ingin dibeli. 5 bagian tersebut adalah permintaan, pemenuhan, penawaran, persetujuan dan pembelian.

  • Permintaan: memuat permintaan pembeli atas barang atau jasa yang ingin dibelinya.
  • Pemenuhan: berisi pemenuhan barang atau jasa yang diinginkan pembeli oleh penjual.
  • Penawaran: berisi proses tawar-menawar, tanggapan, serta pendapat dari penjual dan pembeli atas barang atau jasa yang diminta.
  • Persetujuan: berisi keputusan bersama antara kedua belah pihak setelah melakukan penawaran.
  • Pembelian: berisi transaksi antara penjual dan pembeli setelah penjual menyetujui penawaran harga dari pembeli.

3. Penutup

Dan struktur terakhir teks negosiasi jual beli adalah penutup. Bagian ini berisi salam atau kalimat penutup antara kedua belah pihak yang terlibat.

Struktur Teks Negosiasi Pemecah Konflik

Sama seperti teks negosiasi jual beli, teks negosiasi pemecah konflik juga terdiri atas 3 struktur, yakni pembuka, isi dan penutup. Perbedaannya terletak pada struktur isinya.

1. Pembuka

Bagian pembuka memuat sapaan atau perkenalan diri dari kedua belah pihak yang berseteru sebelum masuk ke pokok pembicaraan.

2. Isi

Bagian isi teks negosiasi pemecah konflik terdiri dari 2 subbagian, yaitu penyampaian materi dan tawar-menawar.

  • Penyampaian materi: Berisi pemberitahuan atau pertanyaan mengenai permasalahan atau objek yang ingin dinegosiasikan dan diselesaikan.
  • Tawar-menawar: berisi proses tawar-menawar yang dilakukan kedua belah pihak sampai menemukan penyelesaian masalah dan mencapai kesepakatan bersama.

3. Penutup

Bagian akhir dari teks negosiasi pemecah konflik yang biasanya memuat salam penutup.

Struktur Teks Negosiasi Kerja Sama

Negosiasi kerja sama memiliki 3 struktur pembangun yang sama seperti negosiasi jual beli, yaitu pembuka atau orientasi, isi dan penutup.

Salah satu contoh teks negosiasi kerja sama adalah negosiasi antara pengusaha dan pihak bank. Berikut masing-masing penjelasan struktur teks negosiasi kerja sama.

1. Pembuka (orientasi)

Bagian pembuka ini berisi salam sapa pembuka atau perkenalan diri dari pihak-pihak yang ingin menjalin kerja sama. Dan juga berisi penggiringan pokok pembicaraan.

2. Isi

Bagian isi teks negosiasi kerja sama terdiri lagi dari 3 subbagian, yaitu pengajuan, penawaran dan persetujuan.

  • Pengajuan: bagian yang memuat pengajuan dari pihak yang mengajukan kepada pihak lainnya yang diajukan.
  • Penawaran: bagian yang berisikan penawaran antara pihak yang mengajukan dan yang diajukan.
  • Persetujuan: bagian kesepakatan antara kedua belah pihak dan persetujuan dari pihak yang diajukan atas pengajuan serta tawaran dari pihak yang mengajukan.

3. Penutup

Tidak jauh berbeda dengan struktur penutup pada jenis teks negosiasi lainnya, hanya berisikan salam penutup sebagai akhir dari proses negosiasi yang telah terjadi.

Struktur Teks Negosiasi Kompleks

Jika negosiasi yang berlangsung merupakan negosiasi yang cukup kompleks dan panjang, maka inilah struktur yang digunakannya.

1. Orientasi

Bagian orientasi dapat berupa salam atau kalimat pemuka. Fungsinya adalah untuk memulai pembicaraan atau negosiasi.

2. Permintaan

Isinya berupa permintaan atas barang, produk atau jasa yang diinginkan pembeli atau pihak yang memulai negosiasi.

3. Pemenuhan

Berisi kesanggupan pihak penjual atau pihak yang diajukan dalam memenuhi keinginan pembeli atau pihak yang satunya.

4. Penawaran

Ini merupakan bagian puncak dari teks negosiasi. Berisi proses tawar-menawar dan pengungkapan tanggapan atau pendapat dari kedua belah pihak.

5. Persetujuan

Berisikan kesepakatan dan persetujuan antara dua pihak, berdasarkan pada negosiasi dan proses tawa-menawar yang sudah dilakukan keduanya.

6. Pembelian

Memuat keputusan pihak pembeli atau konsumen untuk jadi membeli barang yang dimintanya atau tidak. Struktur ini juga merupakan penanda berhasil atau tidaknya negosiasi dilakukan.

7. Penutup

Dan struktur yang terakhir adalah penutup. Berisi ucapan salam atau ucapan terima kasih.

Ciri-Ciri Teks Negosiasi

Ciri-Ciri Teks Negosiasi
Anak kecil baca buku

Untuk dapat membedakan teks negosiasi dengan jenis teks Bahasa Indonesia lainnya, maka kamu perlu mengetahui ciri-cirinya.

Sebenarnya teks negosiasi sangat mudah dikenali, oleh karena itu tidak heran jika ciri-cirinya tak sebanyak ciri-ciri teks lain pada umumnya. Berikut ciri-ciri teks negosiasi.

  • Memuat partisipan berupa pihak-pihak yang berkepentingan beda.
  • Pada beberapa kasus negosiasi pemecahan konflik atau partisipan terdapat pihak ketiga yang berperan sebagai penengah, pemandu atau perantara.
  • Mengarah pada tujuan yang praktis, yakni untuk mendapatkan kesepakatan yang bisa diterima oleh semua pihak terlibat.
  • Memprioritaskan kepentingan bersama yang saling menguntungkan.
  • Memperoleh kesepakatan bersama yang saling menguntungkan untuk kedua belah pihak sebagai hasil akhir negosiasinya.
  • Sarana penyelesaian masalah dan penemuan solusi.
  • Berisi tawar-menawar atau pengajuan.
  • Memuat perbedaan pendapat dari semua pihak.

Manfaat Teks Negosiasi

Jenis-Jenis Teks Eksplanasi
Membaca buku bersama

Manfaat teks negosiasi adalah untuk mendapatkan kesepakatan yang bisa diterima oleh semua pihak dalam menyelesaikan masalah, sengketa, perselisihan atau melakukan transaksi.

Fungsi Teks Negosiasi

Fungsi Teks Negosiasi
Buku kertas biru

Fungsi teks negsiasi adalah untuk mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan untuk pihak-pihak yang memiliki kepentingan berbeda. Fungsinya ini mirip-mirip seperti manfaat dan tujuan teks negosiasi yang sudah dibahas di atas.

Jenis-Jenis Teks Negosiasi

Jenis-Jenis Teks Negosiasi
Baca

Secara umum, teks negosiasi terbagi menjadi 2 jenis, yaitu teks negosiasi tuturan langsung dan tak langsung. Berikut selengkapnya.

1. Teks Negosiasi Tuturan Langsung

Jenis teks negosiasi tuturan langsung adalah teks negosiasi yang berupa dialog atau interaksi antarpihak yang terlibat secara langsung. Teks negosiasi tuturan langsung juga dibagi lagi menjadi beberapa jenis, yaitu:

  • Teks negosiasi pemecahan konflik: untuk memecahkan masalah atau konflik dan memperoleh kesepakatan atau jalan tengahnya.
  • Teks negosiasi kerja sama: berisi permohonan atau tawaran kerja sama yang sifatnya menguntungkan bagi semua pihak, contohnya kerja sama antara pengusaha dengan pihak bank untuk meminjam modal usaha.
  • Teks negosiasi jual beli: berisi proses jual beli antara penjual dan pembeli.

2. Teks Negosiasi Tuturan Tak Langsung

Teks negosiasi tuturan tak langsung adalah jenis teks negosiasi yang berbentuk surat-menyurat. Diawali dengan pihak pertama yang mengirimkan surat penawaran atau pengajuan, kemudian dijawab oleh pihak kedua.

Kaidah Kebahasaan Teks Negosiasi

Kaidah Kebahasaan Teks Negosiasi
Buku dan kopi

Teks negosiasi selalu mengandung unsur-unsur atau kaidah kebahasaan berikut ini.

  • Ada ungkapan atau bahasa yang bersifat persuasif/membujuk/memengaruhi pihak lain.
  • Kesepakatan berasama yang diperoleh tidak merugikan kedua belah pihak.
  • Didasari oleh argumen dan fakta yang kuat.
  • Tidak saling memberikan argumen pada waktu yang sama.
  • Tidak saling menyela pendapat, tanggapan atau argumen.
  • Terdapat alasan mengenai penawaran atau penolakan dari masing-masing pihak.
  • Menggunakan bahasa yang sopan dan santun.
  • Biasa menggunakan tuturan atau dialog berpasangan.
  • Bersifat mengajukan, memberi penawaran, atau memerintah dan memenuhi perintah tersebut.

Cara Membuat Teks Negosiasi

Cara Membuat Teks Negosiasi
Belajar membuat teks negosiasi

Supaya kamu bisa mengerjakan tugas membuat teks negosiasi, berikut disajikan langkah-langkah cara membuat teks negosiasi yang baik dan benar.

1. Perencanaan dan Persiapan

Tahap menulis teks negosiasi yang pertama adalah perencanaan dan persiapan. Pada tahap awal ini, kamu harus menentukan tema dan jenis teks negosiasi yang akan dibuat.

Salah satu jenis teks neosiasi yang paling populer adalah teks negosiasi jual beli. Sebagai contoh, kamu bisa mengambil tema jual beli sayuran di pasar.

2. Menentukan Pihak-Pihak yang Terlibat

Kemudian, setelah menemukan tema yang tepat, selanjutnya kamu harus membuat dan menentukan pihak mana saja yang akan dilibatkan.

Bila membuat teks negosiasi jual beli, maka kamu harus menentukan siapa yang akan berperan menjadi penjual dan pembelinya.

3. Menentukan Objek Negosiasi

Berikutnya kamu perlu menentukan hal apa yang ingin dinegosiasikan atau apa yang akan menjadi objek negosiasinya. Hal tersebut bisa berupa barang, produk ataupun jasa.

Selain itu, kamu juga perlu mengatur waktu dan tempat negosiasi. Misalnya, menegosiasikan sayuran bayam di pasar pada pukul 7 pagi hari.

4. Menyiapkan Argumen, Tanggapan, Pendapat dan Penyampaiannya

Siapkan argumen atau tanggapan apa saja yang akan diutarakan oleh masing-masing pihak. Pastikan arguman disampaikan secara bijaksana menggunakan bahasa yang sopan dan santun.

5. Merancang Proses Tawar-Menawar dan Penyelesaian Masalah

Kemudian pada tahap ini, kamu buat proses tawar-menawar antara penjual dan pembeli atau pihak-pihak yang berkaitannya.

Kegiatan tawar-menawar ini harus berujung pada kesepakatan bersama. Bila kasusnya negosiasi jual beli, biasanya kesepakatannya berupa kesepakatan harga.

6. Membuat Penutup

Lalu menulis penutup sebagai tanda berakhirnya proses negosiasi. Penutup teks negosiasi dapat berupa ucapan terima kasih atau salam perpisahan.

Dalam hal negosiasi jasa atau bisnis, hendaknya negosiasi dibuat lebih formal, misalnya seperti membuat kesepakatan tertulis disertai dengan dokumen dan tanda tangan di atas materai jika memang dibutuhkan.

7. Menulis Struktur Teks Negosiasi

Setelah menyelesaikan langkah-langkah dan tahapan di atas, berikutnya kamu harus membuat struktur teks negosiasi sesuai dengan tema yang kamu pilih dalam bentuk suatu kerangka. Tulis strukturnya mulai dari yang pertama, yaitu pembuka atau orientasi, sampai ke penutup.

8. Mengembangka Kerangka

Dan langkah menulis teks negosiasi yang terakhir adalah megembangkan kerangka yang sudah dibuat supaya menjadi satu teks negosiasi yang utuh.

Saat proses mengembangkan kerangka, pastikan kamu memenuhi semua kaidah kebahasaan teks negosiasi agar pembaca mudah membaca dan memahaminya.

Contoh Teks Negosiasi Beserta Strukturnya

Agar kamu semakin mengetahui dan memahami teks negosiasi, sebaiknya coba baca kumpulan contoh teks negosiasi. Mau tahu kumpulan contoh teks negosiasi beserta strukturnya? Klik tombol di bawah ini!

Contoh Teks Negosiasi Singkat

Contoh Teks Negosiasi Singkat
Baca ontoh teks negosiasi singkat jual beli

Supaya kamu benar-benar paham dengan materi teks negosiasi ini, sebaiknya kamu melihat contohnya juga. Berikut 1 contoh teks negosiasi singkat buatan Pendidikanpedia.

Anas: “Bud, kamu jual custom case handphone, kan?”

Budi: “Iya nih, nas. Kenapa emang?”

Anas: “Saya mau beli, bud. Custom case untuk merk dan tipe HP saya ada?”

Budi: “Bentar, saya cek dulu ya.”

Anas: “Oke, bud.”

Budi: “Yang softcase kebetulan lagi kosong, nas. Sisa yang hardcase 3D. Gimana?”

Anas: “Hmm.. ya udah, gapapa. Tapi bisa custom kan? Desain dari saya?”

Budi: “Iya, nas. Betul begitu.”

Anas: “Kalau begitu, berapa harganya?”

Budi: “Untuk hardcase 3D, 80 ribu.”

Anas: “Gak bisa kurang, bud?”

Budi: “Boleh, sok tawar dulu.”

Anas: “Kalau 50 ribu gimana?”

Budi: “Belum dapet, nas. Paling pasnya 70.”

Anas: “Sip lah, setuju bud. Nanti saya kirim desainnya, ya.”

Contoh Soal Teks Negosiasi

Contoh Soal Teks Negosiasi
Baca contoh soal teks negosiasi

Mempelajari suatu materi akan lebih mudah dan cepat paham kalau disertai dengan latihan soalnya. Begitu pun ketika mempelajari materi teks negosiasi. Oleh karena itu, berikut diberikan juga 10 butir contoh soal teks negosiasi beserta jawabannya.

Catatan: Jawaban yang benar ditebalkan dan diberi warna biru.

1. Berikut adalah tujuan teks negosiasi, kecuali…

  • Mendapatkan solusi atau penyelesaian dari masalah yang dihadapi
  • Mencapai kondisi yang saling menguntungkan satu sama lain
  • Merugikan salah satu pihak tertentu
  • Menghindari kerugian yang mungkin terjadi
  • Menemukan kesepakatan bersama antara pihak-pihak yang berkepentingan

2. Bacalah teks negosiasi berikut ini!

Pada suatu hari Anas sedang malam mingguan bersama pacarnya. Anas ingin makan bersama di restoran. Sementara pacarnya lebih memilih untuk menonton film bersama-sama.

Berdasarkan ilustrasi di atas, termasuk jenis teks negosiasi apakah itu…

  • Teks negosiasi jual beli
  • Teks negosiasi penawaran jasa
  • Teks negosiasi surat
  • Teks negosiasi kompleks
  • Teks negosiasi pemecah konflik

3. Struktur teks negosiasi jual beli yang benar adalah…

  • Pembuka (orientasi) – isi – penutup
  • Orientasi – permintaan – pemenuhan – penawaran – persetujuan – pembelian – penutup
  • Pembuka – penutup – isi
  • Pembukaan – penyampaian materi – tawar-menawar dan penyelesaian masalah – penutup
  • Orientasi – pengajuan – penawaran – persetujuan – penutup

4. Hal-hal berikut di bawah ini ada kaitannya dengan negosiasi, kecuali…

  • Jual beli atau kerja sama
  • Disampaikan menggunakan bahasa yang sopan dan santun
  • Tujuannya praktis, yaitu untuk mencapai kesepakatan
  • Tidak ada mufakatnya, seperti halnya debat
  • Dilakukan untuk memecahkan konflik atau masalah antara pihak-pihak yang berbeda kepentingan

5. Hal-hal berikut ini ada di dalam teks negosiasi, kecuali…

  • Perbedaan
  • Point of view
  • Tawar-menawar
  • Kepentingan
  • Kesepakatan

6. Negosiasi diselesaikan dengan cara…

  • Saling caci-maki
  • Tenang
  • Marah-marah penuh emosi
  • Tawar-menawar
  • Voting

7. Biasanya negosiasi dilakukan melalui…

  • Dialog secara langsung
  • Surel
  • Telepon
  • SMS
  • Aplikasi media sosial

8. Teks negosiasi cenderung mengandung…

  • Humor
  • Canda tawa
  • Berita
  • Konflik
  • Laporan

9. Struktur teks negosiasi secara umum adalah…

  • Pembuka, orientasi, penutup
  • Penawaran, pemenuhan, penutup
  • Pengajuan, tawar-menawar, persetujuan
  • Orientasi, pengajuan, penawaran, persetujuan
  • Pembuka penawaran, persetujuan

10. Salah satu kaidah kebahasaan teks negosiasi adalah…

  • Bersifat persuasif
  • Mengandung verba material
  • Mengandung verba tingkah laku
  • Ada unsur humor
  • Mengandung fakta ilmiah

Video Pembelajaran Teks Negosiasi

Kalau masih belum paham dengan penjelasan strukturnya di atas, coba kamu tonton video pembelajaran struktur dan kaidah kebahasaan teks negosiasi berikut ini.

Video tentang struktur teks negosiasi

Sekian dulu pembahasan pada artikel kali ini mengenai pengertian teks negosiasi, struktur, ciri-ciri, jenis, kaidah hingga contohnya. Kalau kamu merasa artikel ini bermanfaat, klik tombol bagikan di bawah ini, ya!

Tinggalkan komentar