Cara Efektif untuk Membuat Jadwal Posting Konten

Seorang pendiam dengan pikiran yang lantang. Suka ngopi dan baca buku. Finalis 100 besar Duta Bahasa Pelajar Jawa Barat 2017.

Bagaimana cara menulis konten yang baik, menarik, dan dapat menaikkan engagement dengan audiens di media sosial? Pertanyaan itu mungkin sudah sering kamu dengar atau justru mempertanyakan ke diri sendiri. 

Selain menyediakan SDM yang berkualitas untuk menghasilkan konten terbaik, membuat kalender konten adalah cara terbaik lainnya untuk merencanakan dan mengatur konten yang akan datang. Pasalnya, dengan adanya jadwal, kamu dapat memposting konten di media sosial maupun web toko online kamu, tanpa ada yang terlewat sedikitpun. Statistik pun dapat dipantau dengan mudah untuk mencari tahu bagian mana saja yang dapat ditingkatkan. 

Nah, untuk kamu yang baru pertama membuat kalender konten, mari simak 7 tips efektifnya dari Pendidikanpedia berikut ini:

7 Tips Membuat Kalender Konten

7 Tips Membuat Kalender Konten

1. Tentukan Tujuan yang Ingin Dicapai

Saat merencanakan konten masa depan, mulailah dengan pertanyaan: apa tujuan utamanya? Jawaban atas pertanyaan tersebut dapat dijadikan dasar untuk menentukan saluran dan format yang tepat. Apakah konten dimaksudkan untuk menghasilkan arahan baru, pembaca langsung ke situs web, mendapatkan visibilitas, atau mungkin meningkatkan jumlah pengikut media sosial kamu?

Sasaran yang ditetapkan memiliki pengaruh besar pada siapa, di mana, dan seberapa sering kamu mempublikasikan konten. Oleh karena itu, penting bagi tim kamu untuk memiliki pemahaman yang jelas tentang tujuan tersebut sebelum dan selama proses perencanaan.

Baca juga: Niat Mandi Idul Fitri dan Idul Adha

Oleh karena itu, menentukan tujuan kamu harus menjadi langkah pertama untuk menerapkan kalender konten. Mendorong konten tanpa tujuan yang jelas tidak akan menguntungkan, justru hanya akan menyia-nyiakan sumber daya. Orang yang mengerjakan setiap proyek atau item di kalender harus memiliki gagasan yang jelas tentang hasil yang diharapkan.

2. Audit Jaringan Sosial dan Konten 

Mengembangkan gambaran yang jelas tentang upaya media sosial kamu saat ini akan memungkinkan kamu mengidentifikasi area untuk perbaikan dan peluang untuk upaya baru. Audit adalah kunci untuk menyempurnakan strategi tersebut dan memaksimalkan ROI (return on investmen).

Caranya, kamu dapat menggunakan aplikasi ketiga untuk membantu mengaudit yang nantinya dapat memberikan hasil: 

  • Akun penipu dan profil-profil yang sudah usang
  • Keamanan akun dan kata sandi
  • Sasaran dan KPI untuk setiap akun bermerek, berdasarkan platform
  • Demografi dan persona audiens kamu
  • Metrik utama untuk mengukur keberhasilan yang akan datang di setiap lini platform

Alokasikan waktu khusus untuk memeriksa semua aset sosial kamu. Maka yakinlah bahwa kamu akan menangani strategi sosial yang diperbarui dengan informasi terbaik. Yaitu, informasi yang unik untuk audiens, akun, dan merek kamu.

3. Mulai Membuat Template untuk Konten Kalender atau Mencari yang Tepat dan Sesuai

Di internet, tersebar begitu banyak aplikasi pihak ketiga yang menawarkan template untuk membuat konten kalender mulai dari konten untuk toko online, untuk industri hosting murah dan cepat, atau hal lainnya. Kamu dapat memilih salah satu atau justru memadupadankan dan membuat sendiri sesuai kebutuhan. 

Namun, apapun template kalender yang akan digunakan, kalender tersebut setidaknya harus menyertakan informasi berikut: 

  • Saluran tempat konten akan dipublikasikan 
  • Topik 
  • Jenis konten 
  • Tanggal dan waktu penerbitan 
  • Orang yang bertanggung jawab 
  • Tindak lanjut: apakah konten sudah dipublikasikan sesuai jadwal?

4. Pilih Channel Media Sosial yang Akan Digunakan

Cari tahu platform media sosial mana yang digunakan pelanggan saat ini dan calon pelanggan. Ini akan membantu untuk menentukan jenis konten yang harus dibuat. Haruskah kamu mempublikasikan artikel di blog? Gambar di Instagram dan Twitter? Video di YouTube? Sebuah survei di Facebook?

Baca juga: Sepatu Nike Running

Mempublikasikan konten di berbagai platform dan dalam berbagai format dapat bermanfaat, karena ini akan memperluas audiens kamu. Namun, pastikan kamu memiliki sumber daya yang cukup untuk fokus pada platform yang dipilih. Karena itu, prioritaskan salah satu platform, kemudian fokus untuk membuat konten berkualitas tinggi daripada memposting tanpa tujuan di semua platform. 

Posting media sosial cenderung menjadi jenis konten yang paling mudah dan memakan waktu paling sedikit untuk dibuat. Namun, pastikan kalender konten kamu bukan hanya kalender media sosial, tetapi juga menyertakan konten lain yang lebih mendalam.

Siaran pers, artikel ahli, dan blog tamu harus disertakan dalam rencana komunikasi dan pemasaran kamu tahun ini, karena kemungkinan besar akan memberikan nilai lebih bagi calon pelanggan kamu dengan memberikan lebih banyak informasi.

Baca juga: Hotel Murah Harga Pelajar

Selain itu, media sosial dapat digunakan sebagai cara yang efektif untuk mempromosikan silang dan membagikan konten kamu yang lebih mendalam. Memposting infografis dari posting blog di Instagram, atau membagikan artikel di LinkedIn atau Twitter akan menciptakan lebih banyak lalu lintas dan membawa pelanggan ke situs web kamu.

5. Mulai dengan Kalender Tahunan

Gunakan tahun kalender sebagai dasar saat kamu mulai merencanakan konten. Tandai semua acara penting yang kamu inginkan untuk membangun konten misal, hari perayaan tertentu, hari peringatan, pameran dagang, seminar, dan pelatihan. 

Langkah mudah ini akan membantu kamu menentukan jenis konten musiman yang kamu perlukan di masa mendatang, dan membantu dalam memperkirakan beban kerja yang memungkinkan tim untuk dapat mempersiapkannya terlebih dahulu.

6. Buat Konten Kamu Sendiri secara Kreatif

Setelah kamu menuliskan semua tanggal penting, mulailah mengisi kekosongan dengan ide konten yang relevan. Konten ini dapat mencakup:

  • Gunakan konten yang bertema tertentu, misal tentang olahan makanan sehat. 
  • Gunakan konten posting yang berseri agar audiens semakin tertarik untuk mengikuti. 
  • Artikel ahli dan blog tamu tentang layanan kamu dan topik terkini di bidang kamu. 
  • Siaran pers tentang peluncuran produk baru, hasil penelitian, atau perusahaan kamu yang go internasional. 
  • Video atau gambar dari acara, kampanye, produk, dan proyek. 
  • Cerita dan wawancara pemangku kepentingan dalam bentuk video atau contoh kasus. 

Pastikan kamu memiliki cukup ide relevan untuk mengisi jadwal tersebut. Tambahkan variasi pada konten Anda agar tetap menarik.

7. Manfaatkan Konten yang Sudah Pernah Dibuat

Kamu tidak selalu harus membuat konten dari awal. Sebagian besar perusahaan memiliki konten bermanfaat yang belum digunakan, seperti data dari sistem CRM dan hasil survei pelanggan. 

Baca juga: Tips Traveling untuk Pelajar dan Mahasiswa

Posting blog lama juga dapat digunakan kembali dan diperbarui melalui berbagai saluran, seperti mengubahnya menjadi video pendek. Calon pelanggan kamu mungkin mencari informasi di berbagai platform, itulah mengapa ada baiknya untuk menyajikan ide serupa dalam format yang berbeda. Dengan cara ini kamu akan memaksimalkan semua konten berharga yang telah dibuat dengan menjangkau kelompok sasaran yang berbeda. 

Penting juga untuk memastikan bahwa konten di situs web kamu adalah yang terbaru, karena banyak calon pelanggan yang dapat menelusuri entri blog atau artikel lama kamu. Meninjau dan memperbaruinya sesekali untuk memastikan bahwa konten kamu akurat akan membuat kamu terlihat profesional dan dapat diandalkan.

Baca juga: Teknik Membaca Puisi

Itulah 7 tips efektif yang membantu kamu dalam membuat kalender konten. Tips-tips itu bisa dipakai untuk usaha apa saja, seperti hosting murah, toko online, dan lain-lain. Semoga bermanfaat!

Tinggalkan komentar